Apakah Anda mengenal Takefusa Kubo, pemain yang dijuluki sebagai “permata sepak bola Jepang”?
Pada usia 10 tahun, ia bergabung dengan akademi FC Barcelona dan terus berkembang hingga menjadi salah satu pemain terbaik yang dimiliki Jepang saat ini.
Kini, Kubo merupakan salah satu pilar utama Real Sociedad di La Liga Spanyol.
Prestasinya bersama Tim Nasional Jepang juga sangat mengesankan.
Meski masih merupakan generasi Olimpiade Paris, ia dipercaya tampil lebih awal di Olimpiade Tokyo dan menjadi salah satu pemain andalan tim.
Selain itu, Kubo telah membela Jepang di Piala Dunia FIFA 2022 dan 2026.
Dengan usianya yang masih muda dan potensinya yang luar biasa, bukan tidak mungkin Takefusa Kubo akan dijuluki sebagai “pemain terbaik di Asia” dalam beberapa tahun ke depan.
Di Kerimichi Indonesia, kami memperkenalkan pesona para pemain sepak bola Jepang kepada para pembaca di Indonesia.
Tema kami adalah “Membuat sepak bola semakin menyenangkan.”
Kami menyajikan berbagai artikel ringan yang dapat dibaca dalam waktu kurang dari 10 menit.
Baik Anda baru mulai mengenal sepak bola maupun sudah memahami sepak bola secara mendalam, silakan menikmati artikel-artikel kami.
Seperti Apa Pemain Takefusa Kubo?
Embed from Getty ImagesNama: Takefusa Kubo
Tanggal lahir: 4 Juni 2001
Tempat lahir: Kawasaki, Prefektur Kanagawa, Jepang
Klub: Real Sociedad (Spanyol)
Posisi: Gelandang
Kaki dominan: Kaki kiri
Nomor punggung: 14
Tinggi badan: 173 cm
Berat badan: 67 kg
Instagram Takefusa Kubo dapat dilihat di sini.
Karier Bersama Tim Nasional Jepang
Embed from Getty ImagesTurnamen Utama yang Pernah Diikuti
Tim Nasional Senior Jepang
- Copa América 2019
- Piala Dunia FIFA Qatar 2022
- Piala Asia AFC 2024
- Piala Dunia FIFA 2026
Tim Nasional Kelompok Umur Jepang
- Piala Dunia U-17 FIFA 2017
- Piala Dunia U-20 FIFA 2019
- Olimpiade Tokyo 2021
※ Kubo terpilih untuk mengikuti Olimpiade Tokyo sebagai pemain yang “naik kelas” dari generasi yang lebih muda. Ia tidak tampil di Olimpiade Paris.
Fasih Berbahasa Spanyol seperti Bahasa Ibu
Embed from Getty ImagesKubo pindah ke Spanyol saat berusia 10 tahun.
Ia telah tinggal di Spanyol selama lebih dari sepuluh tahun, sehingga bahasa Spanyol dapat disebut sebagai “bahasa ibu keduanya”.
Kubo menggunakan bahasa Jepang saat berbicara dengan media Jepang dan bahasa Spanyol saat menghadapi media Spanyol.
Ia juga sangat piawai menghadapi media dan terkadang melontarkan lelucon yang membuat suasana menjadi lebih santai.
Adiknya, Eiji Kubo
Adik Takefusa Kubo, Eiji Kubo, juga merupakan pemain sepak bola profesional.
Setelah bermain untuk Yokohama F. Marinos U-15, ia pindah ke akademi Real Sociedad.
Pada musim panas 2025, Eiji kembali ke Jepang dan menandatangani kontrak profesional dengan Cerezo Osaka.
※Atlet lari jarak menengah putri Jepang, Rin Kubo, adalah sepupu Takefusa Kubo.
Sepatu Bola yang Dipakai Takefusa Kubo
Embed from Getty ImagesMerek: adidas
Takefusa Kubo menggunakan sepatu bola seri F50 dari adidas.
Seri ini dirancang khusus untuk pemain yang mengandalkan kecepatan, dengan bahan sintetis berkualitas tinggi yang memberikan fit yang nyaman dan responsif.
※ Hingga tahun 2024, seri ini masih menggunakan nama “X”.
Gaya Bermain Takefusa Kubo: Kelebihan dan Karakteristik
Embed from Getty ImagesMeski masih termasuk generasi muda, Takefusa Kubo dikenal sebagai pemain yang sangat cerdas di atas lapangan.
Kekuatan utamanya terletak pada tiga hal berikut.
- IQ sepak bola yang tinggi
- Dribel dengan perubahan tempo yang efektif
- Akurasi tendangan yang luar biasa
IQ Sepak Bola yang Tinggi
Takefusa Kubo dikenal memiliki IQ sepak bola yang sangat tinggi.
Ia selalu mempertimbangkan berbagai faktor saat bermain, seperti:
- Alur pertandingan
- Posisi rekan setim
- Arah tubuh lawan
Berkat kemampuan membaca permainan tersebut, Kubo mampu memilih keputusan terbaik dalam setiap situasi.
Ia juga selalu bermain dengan tenang dan mampu mengambil keputusan layaknya pemain berpengalaman.
Dribel dengan Perubahan Tempo yang Efektif
Kemampuan dribel merupakan salah satu senjata utama Takefusa Kubo.
Ia mampu melewati satu bahkan beberapa pemain lawan dengan memanfaatkan perubahan tempo yang sulit diprediksi.
Selain itu, sentuhan bolanya sangat halus sehingga ia sering mengecoh lawan dengan mengubah arah dribel secara tiba-tiba.
Gaya bermainnya bahkan kerap mengingatkan para penggemar kepada sesama pemain berkaki kiri, Lionel Messi.
Akurasi Tendangan yang Luar Biasa
Takefusa Kubo juga memiliki kemampuan menendang yang sangat akurat dan sering dipercaya sebagai eksekutor bola mati.
Ia mampu melepaskan tendangan melengkung yang tajam, bahkan pernah mencetak gol langsung melalui tendangan bebas.
Tidak hanya piawai mencetak gol, Kubo juga telah menciptakan banyak assist berkat kualitas umpannya.
📺 Video Referensi
Perjalanan Karier Takefusa Kubo
Masa Sekolah Dasar
Saat masih duduk di bangku sekolah dasar, Takefusa Kubo sempat menimba ilmu di akademi Kawasaki Frontale.
Akademi Kawasaki Frontale dikenal sebagai salah satu yang terbaik di Jepang dan telah melahirkan banyak pemain tim nasional, seperti Ko Itakura, Kaoru Mitoma, dan Ao Tanaka.
Tak lama kemudian, Kubo berhasil lolos seleksi akademi FC Barcelona di Spanyol.
Di usia yang masih sangat muda, ia pun pindah ke Spanyol untuk mengejar mimpinya sebagai pesepak bola profesional.
Di akademi Barcelona, perkembangannya berlangsung sangat pesat hingga namanya mulai diberitakan oleh berbagai media sepak bola di Jepang.
Dalam sebuah turnamen yang digelar di Yomiuriland, Kubo membantu akademi Barcelona meraih gelar juara sebagai salah satu pemain utama tim.
Menariknya, gelar pencetak gol terbanyak pada turnamen tersebut diraih oleh Ansu Fati.
Terpaksa Kembali ke Jepang
Pada tahun 2014, FC Barcelona menerima sanksi dari FIFA karena melanggar aturan mengenai perekrutan dan pendaftaran pemain asing di bawah usia 18 tahun.
Peraturan tersebut dibuat untuk melindungi masa depan para pemain muda.
FIFA menilai bahwa meskipun ada pemain seperti Lionel Messi yang berhasil mewujudkan impiannya di luar negeri, masih banyak pemain muda asing yang gagal dan menghadapi masa depan yang tidak pasti.
Akibat sanksi tersebut, Takefusa Kubo kehilangan hak untuk tampil dalam pertandingan resmi bersama Barcelona.
Karena itu, ia memutuskan untuk kembali ke Jepang.
Masa SMP dan SMA
Embed from Getty ImagesSaat duduk di kelas tiga SMP, Kubo bergabung dengan FC Tokyo U-15 Musashi.
Sejak saat itu, ia terus mencatatkan berbagai prestasi luar biasa.
Meski masih berstatus siswa SMP, ia berhasil menjadi top skor pada Japan Club Youth Championship kategori usia SMA.
Tak lama kemudian, ia juga didaftarkan sebagai pemain kategori Tipe 2 (Nishu Toroku) dan menjalani debut di J3 League.
Penampilannya yang luar biasa membuatnya dijuluki sebagai “super junior” dan menarik perhatian publik sepak bola Jepang.
FC Tokyo
Embed from Getty ImagesPada usia 16 tahun, Takefusa Kubo resmi bergabung dengan FC Tokyo.
Meski dikenal sebagai pemain bertalenta luar biasa, persaingan di J1 League tidaklah mudah. Karena itu, ia lebih banyak bermain bersama FC Tokyo U-23 yang berkompetisi di J3 League.
Di sektor menyerang, Kubo mampu menunjukkan kualitasnya. Namun, ia masih dinilai perlu meningkatkan intensitas permainan bertahan sehingga kesempatan bermain di tim utama masih terbatas.
Dalam situasi tersebut, Kubo memutuskan untuk menjalani masa peminjaman pada usia 17 tahun demi mendapatkan lebih banyak menit bermain.
Statistik bersama FC Tokyo
・2016: 0 pertandingan, 0 gol
・2017: 4 pertandingan, 0 gol (dipinjamkan di pertengahan musim)
※ Statistik bersama FC Tokyo U-23 tidak termasuk.
Yokohama F. Marinos
Embed from Getty ImagesPada tahun 2018, Kubo dipinjamkan ke Yokohama F. Marinos.
Biasanya, pemain muda dipinjamkan ke klub dengan level kompetisi yang lebih rendah agar mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak.
Namun, berbeda dengan kebanyakan pemain muda, Kubo justru dipinjamkan ke salah satu klub papan atas J1 League saat masih berusia 17 tahun.
Ia tampil dalam 5 pertandingan, mencetak gol pertamanya di J1 League, dan semakin berkembang sebagai pemain.
Setelah mendapatkan pengalaman berharga, Kubo kembali ke FC Tokyo dengan rasa percaya diri yang lebih tinggi.
Statistik bersama Yokohama F. Marinos
・2018: 5 pertandingan, 1 gol (bergabung di pertengahan musim)
Kembali ke FC Tokyo
Embed from Getty ImagesPada tahun 2019, Takefusa Kubo kembali memperkuat FC Tokyo.
FC Tokyo mengawali musim 2019 dengan performa yang sangat impresif dan sempat memimpin klasemen J1 League.
Salah satu sosok yang paling berperan dalam keberhasilan tersebut adalah Takefusa Kubo.
Setelah Kubo pindah ke luar negeri pada pertengahan musim, performa FC Tokyo mulai menurun dan posisi mereka di klasemen perlahan merosot.
Hal ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh Takefusa Kubo yang saat itu baru berusia 18 tahun bagi permainan FC Tokyo.
Statistik setelah kembali ke FC Tokyo
・2019: 13 pertandingan, 4 gol
Real Madrid
Embed from Getty ImagesPada musim panas 2019, saat baru berusia 18 tahun, Takefusa Kubo resmi bergabung dengan Real Madrid, salah satu klub terbesar di dunia.
Kepindahan ini mengejutkan banyak orang karena Real Madrid merupakan rival abadi Barcelona, klub tempat Kubo menghabiskan masa kecilnya di akademi.
Bersama Real Madrid, Kubo tampil dalam beberapa pertandingan pramusim (pre-season).
Ia juga berkesempatan berlatih dan bermain bersama sejumlah pemain kelas dunia, seperti Luka Modrić dan Karim Benzema.
Namun, karena aturan kuota pemain non-Uni Eropa saat itu, Kubo tidak dapat didaftarkan untuk bermain di kompetisi liga.
Akibatnya, ia tidak pernah tampil dalam pertandingan resmi bersama Real Madrid dan kemudian dipinjamkan ke RCD Mallorca.
RCD Mallorca
Embed from Getty ImagesPada musim panas 2019, Takefusa Kubo dipinjamkan ke RCD Mallorca.
Mallorca baru saja promosi ke La Liga setelah absen selama tujuh musim. Sebagai tim promosi, mereka termasuk salah satu klub yang harus berjuang keras untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Spanyol.
Di tengah sulitnya persaingan, Kubo mampu tampil menonjol.
Dengan kemampuan dribelnya, ia berkali-kali menciptakan peluang dan menjadi salah satu pemain paling berbahaya di lini serang Mallorca.
Meski tampil sebagai pemain utama dan memberikan kontribusi besar bagi tim, Mallorca mengakhiri musim di peringkat ke-19 dan harus kembali terdegradasi ke divisi kedua.
Statistik bersama Mallorca
・2019–20: 35 pertandingan, 4 gol
Villarreal CF
Embed from Getty ImagesPada musim panas 2020, Takefusa Kubo dipinjamkan ke Villarreal CF.
Villarreal merupakan salah satu klub kuat di Spanyol yang kerap bersaing di papan atas La Liga dan memiliki pengalaman tampil di Liga Champions UEFA.
Kubo beberapa kali mendapatkan kesempatan bermain sebagai pemain pengganti.
Namun, ia belum mampu memberikan kontribusi yang menentukan bagi tim dan kesulitan mendapatkan waktu bermain secara konsisten.
Pada akhirnya, masa peminjamannya dihentikan lebih awal dan Kubo meninggalkan Villarreal setelah hanya sekitar setengah musim.
Statistik bersama Villarreal
・2020–21: 13 pertandingan, 0 gol (meninggalkan klub di pertengahan musim)
Getafe CF
Embed from Getty ImagesPada Januari 2021, Takefusa Kubo dipinjamkan ke Getafe CF.
Kubo berhasil memberikan dampak bagi tim, termasuk mencetak gol penting yang membantu memastikan Getafe tetap bertahan di La Liga.
Namun, secara keseluruhan ia belum mampu menunjukkan performa sesuai harapan dan kesulitan tampil konsisten.
Musim 2020–21 pun menjadi salah satu periode penuh tantangan dalam perjalanan karier Takefusa Kubo.
Statistik bersama Getafe
・2020–21: 18 pertandingan, 1 gol (bergabung di pertengahan musim)
RCD Mallorca (Masa Peminjaman Kedua)
Embed from Getty ImagesPada musim panas 2021, Takefusa Kubo kembali dipinjamkan ke RCD Mallorca untuk kedua kalinya.
Banyak yang berharap ia bisa mengulang performa impresifnya seperti pada musim 2019–20.
Namun, padatnya jadwal bersama tim nasional Jepang, termasuk Olimpiade Tokyo 2020 dan kualifikasi Piala Dunia, membuat kondisinya tidak berada di level terbaik.
Situasi semakin sulit setelah Javier Aguirre, mantan pelatih tim nasional Jepang, ditunjuk sebagai pelatih Mallorca. Sejak saat itu, kesempatan bermain Kubo semakin berkurang.
Mallorca juga mengalami musim yang sulit, tetapi akhirnya berhasil bertahan di La Liga setelah finis di peringkat ke-16.
Statistik bersama Mallorca (masa peminjaman kedua)
・2021–22: 28 pertandingan, 1 gol
Real Sociedad
Embed from Getty ImagesPada musim panas 2022, Takefusa Kubo bergabung dengan Real Sociedad melalui transfer permanen.
Kombinasinya dengan David Silva, mantan pemain tim nasional Spanyol, tampil sangat mengesankan. Kubo menjadi salah satu pemain penting Sociedad, baik di La Liga maupun kompetisi antarklub Eropa.
Namun, beberapa pemain utama meninggalkan klub pada musim-musim berikutnya. Performa tim pun perlahan menurun dan Real Sociedad mulai lebih sering berada di papan tengah klasemen.
Pada musim 2025–26, Kubo juga harus menghadapi masalah cedera hamstring yang membatasi penampilannya.
Statistik bersama Real Sociedad
・2022–23: 35 pertandingan, 9 gol (babak 16 besar Liga Europa)
・2023–24: 30 pertandingan, 7 gol (babak 16 besar Liga Champions)
・2024–25: 36 pertandingan, 5 gol (babak 16 besar Liga Europa)
・2025–26: 24 pertandingan, 2 gol (juara Copa del Rey)
Kesimpulan
Perjalanan karier Takefusa Kubo mungkin tidak berkembang secepat yang dibayangkan banyak orang.
Baik Kubo sendiri maupun para penggemar sepak bola di seluruh dunia mungkin pernah merasakan hal yang sama.
Namun, anggapan tersebut mulai berubah berkat penampilannya yang luar biasa pada musim 2022–23.
Pada musim itu, Kubo terpilih sebagai Man of the Match sebanyak sembilan kali, terbanyak di La Liga.
Musim tersebut menjadi titik balik yang menegaskan dirinya sebagai salah satu pemain yang mulai memasuki level world class.

コメント